“AKU”

Biarkan saja seperti ini. Yah seperti ini biarkan.

Tak perlu berlalu dihapan ku. Karna semua tinggal lah aku.

Biarkan semua berlaku tanpa ada kata setuju.

Meskipun waktu sudah lah lama memaku.

Sama saja dengan aku. Biarkan saja sama dengan aku.

Tak perlu ku rubah ini itu. Hanya karna aku dan kata-kata itu karna ini lah aku.

Biarkan aku di jalanku. Dengan” angkuhku” dan “egoku”.

Karna dengan itu embun mata hilang dari hari ku.

Biarkan saja usah kau tegur aku hanya karna kering tanpa “embunya” mata.

Entah aku kaku atau beku. Biarlah berlalu seiringnya waktu.

Pun ketika waktu meneteskan “embun” di mataku. Biarlah aku dengan “sandaranku”.

Jangan pernah menghiburku dengan “syair” palsu nan kumuh. Karna aku tak butuh.

Entah aku menunggu waktu atau seberapa pun aku menungguinya.

Jangan pernah samakan aku dengan karang di lautan.

Entah waktu kan berlalu tanpa pernah menungguku, jangan kau coba jejali ku dengan mereka-mereka yang tak bisa menghargaiku.

Entah harus menunggu atau mengejar waktu. Biarkan aku dalam diamku.

Biarkan aku temukan jalan kecil menuju hati ku

Pun ketika waktu harus terus berjalan tanpa menungguku. Biarkan aku tetap di jalanku. Sampai waktu membawa kunci untuk ku dan membuka pintu2 sunyi. tanpa harus memaksa mengejar atau menunggu. Apa yang belum menjadi pasti.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s